Cara Menginstal Website/Blog WordPress Self Hosting pada Cpanel #1

cara, menginstal, wordpress, website, blog, self, hosting, domain, membuat, cpanelPada dasarnya wordpress itu terbagi dua, yaitu wordpress yang gratisan dan wordpress yang menggunakan hosting sendiri, atau biasa dikenal dengan wordpress self hosting. Perlu Anda ketahui, wordpress self hosting ini banyak sekali kelebihannya dibanding dengan wordpress gratisan.

Pertama, wordpress self hosting ini lebih cepat terindeks oleh google dibanding blog wordpress gratisan, kemudian, wordpress self hosting ini bisa kita instal plugin-plugin yang dapat meningkatkan kinerja website. Selain itu, jumlah template yang tersedia untuk wordpress self hosting ini sangat banyak.

Untuk itu, pada kesempatan kali ini, saya akan ajarkan Anda tentang cara membuat website wordpress self hosting. Jadi, langkah awal yang perlu kita lakukan untuk membuat website wordpress self hosting ini adalah membeli hosting dan domain. Namun, sebelum itu Anda perlu tahu dulu apa yang dimaksud dengan domain dan hosting.

1. Pengertian Hosting dan Domain

Hosting adalah suatu space atau ruang di internet yang bisa kita gunakan untuk menyimpan data-data situs kita, baik itu data yang berupa tulisan, gambar, suara, video dan lain-lain. Sedangkan domain adalah URL atau alamat website kita.

Jika kita analogikan, hal ini ibarat kita membangun sebuah rumah. Pada dasarnnya untuk membangun sebuah rumah tentu kita harus memiliki tanah terlebih dahulu, tanah untuk membangun rumah itulah yang bisa kita ibaratkan sebagai hosting kita.

Kemudian, alamat rumah kita itu bisa kita ibaratkan sebagai domain kita. Dalam hal ini, orang lain bisa datang kerumah kita jika orang itu tahu alamat rumah kita, begitu juga halnya dengan domain. orang lain bisa mengunjungi website kita jika orang itu tahu domain atau alamat website kita.

2. Cara Membeli Hosting dan Domain

Untuk membeli hosting dan domain, kita bisa membelinya sama penyedia hosting dan domain di internet. Pada kenyataannya, di internet ada banyak penyedia hosting dan domain ini, kalau saya biasanya beli di Idwebhost. Jika Anda ingin beli hosting dan domain di Idwebhost, silahkan buka website idwebhost.com

Kemudian, cek domain yang Anda inginkan. Jika domain yang anda inginkan tidak tersedia, berarti domain tersebut sudah digunakan oleh orang lain. Untuk itu, Anda perlu mengecek domain yang masih tersedia. Jika Anda sudah menemukan domain yang Anda inginkan maka selanjutnya Anda perlu mengklik beli domain dan hosting, seperti pada gambar dibawah ini

cara, membuat, blog, website, wordpress, self, hosting, domain, cpanel, pengertian

Setelah itu, Anda isi form pembeliannya, pada form pembelian tersebut Anda akan diminta untuk memilih hosting yang Anda inginkan. di website itu nanti tersedia kategori hosting sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Jadi untuk memilih hosting itu kita perlu menyesuaikan dengan kebutuhan website kita.

Jika website yang Anda buat tidak membutuhkan kapasitas data yang besar maka Anda cukup memilih hosting yang kapasitasnya tidak terlalu besar, misalnya hosting yang kapasitas datanya 350 mb. Anda tidak perlu khawatir jika suatu saat website Anda membutuhkan kapasitas besar, karena nantinya Anda bisa mengupgrade hosting Anda.

Perlu anda ketahui, untuk mengupgrade hosting ini sama sekali Anda tidak rugi. Misalnya Anda sudah memakai domain dan hosting selama 6 bulan, lalu setelah itu Anda ingin mengupgrade ke hosting yang lebih besar kapasitasnya. Maka dalam hal ini, Anda tidak perlu membayar penuh harga hosting yang kapasitasnya besar itu. Harga hosting akan dipotong sesuai dengan lama pemakaian hosting sebelumnya.

Kemudian, setelah Anda selesai mengisi form pembelian hosting, secara otomatis akan muncul invoice dan no. rekening penyedia domain dan hosting. selanjuntnya Anda tinggal transfer uangnya lalu konfirmasi. Nantinya Operator akan mengirim email kepada Anda bahwa dia sudah menerima konfirmasi Anda.

Setelah itu domain dan hosting Anda akan diaktifkan. Dalam hal ini, operator akan memberikan Anda username dan juga password untuk mengakses halaman cpanel Anda.

3. Cara Menginstal Website WordPress Self Hosting pada Halaman Cpanel

Setelah kita mendapatkan username dan password untuk mengakses halaman cpanel, kita bisa masuk ke halaman cpanel dengan cara mengetik namadomain/cpanel pada browser Anda. Sebagai contoh yaitu kampusrahasia.com/cpanel. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar dibawah ini

cara, membuat, website, wordpress, blog, self, hosting, domain

 

Kemudian, setelah halaman login cpanel muncul, maka langkash selanjutnya masukkan username dan password lalu klik login, seperti pada gambar dibawah ini

cara, menginstal, wordpress, gratis, hosting, domain, cpanel

Setelah Anda klik login maka akan muncul halaman cpanel. Pada dasarnya halaman cpanel ini sangat banyak sekali fungsinya, seperti menginstal wordpress, membuat subdomain, mengolah database dan lain-lain. namun pada tutorial ini kita hanya berfokus pada menginstal wordpress. Adapun tampilan halaman cpanel tersebut yaitu seperti pada gambar dibawah ini

cara, menginstal, wordpress, fungsi, pengertian, cara, membeli, hosting, domain, kapasitas

Selanjutnya coba Anda scroll kebawah, lalu temukan icon wordpress. anda bisa menemukan icon wordpress tersebut di bawah softaculous Apps Installer. Setelah ketemu, klik icon wordpress tersebut. Pada gambar dibawah ini, saya menandainya dengan lingkaran merah. Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat gambar dibawah ini

cara, wordpress, blog, website, softaculous, instal, cpanel, subdomain

Selanjutnya akan muncul halaman untuk menginstal wordpress. Disana terdapat menu instal, Anda perlu mengklik menu instal tersebut. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah ini

tutorial, cara, membuat, blog, gratis, hosting, cpanel, instal, domain

Setelah Anda klik instal akan muncul form untuk menginstal wordpress Anda. Silahkan Anda isi Form tersebut. Saya akan coba jelaskan mulai dari kolom pertama hingga kolom terakhir, diantaranya yaitu sebagai berikut

Choose Protocol

Kolom pertama yang harus anda isi yaitu kolom choose protocol, Saran saya sebaiknya Anda pilih http:// saja karena untuk menggunakan htpps:// itu prosesnya agak ribet. Dalam hal ini, website Anda harus memiliki SSL, dan SSL ini juga gak gratis.

Meskipun https itu lebih aman dan lebih mudah meningkatkan posisi website di google, namun gak ada salahnya juga Anda menggunakan http://. Perlu Anda ketahui, kebanyakan orang lebih memilih http://, disamping lebih mudah mengelolanya, kita juga tidak perlu mengeluarkan uang untuk mendapatkan SSL. Masalah posisi website di google bisa kita atasi dengan berbagai macam teknik SEO

Choose Domain

Kolom kedua yaitu domain, silahkan masukkan domain untuk website Anda. Jika Anda punya domain lebih dari satu atau punya banyak subdomain. Anda tinggal klik scroll nya lalu pilih domain yang anda inginkan untuk penginstalan wordpress

In Directory

Pada dasarnya In directory itu digunakan untuk membuat folder dalam hosting Anda, artinya jika Anda menggunakan In Directory maka data-data website Anda akan tersimpan dalam folder tersebut. Kemudian alamat website anda akan ditambah dengan nama folder tersebut.

Sebagai contoh misalkan domain Anda nuansajiwa.com, lalu Anda membuat In directory-nya tutorial, maka untuk membuka website Anda, pengunjung harus mengetikkan nuansajiwa.com/tutorial. Kalau menurut saya hal ini menjadi agak ribet. Untuk itu saran saya sebaiknya kolom In Directory itu dikosongkan saja. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar dibawah ini

tutorial, hosting, beli, domain, wordpress, cara, blog

Selanjutnya kita perlu mengisi bagian site setting dan admin account, untuk lebih jelasnya saya akan coba jelaskan satu persatu kolom yang diisi

Site Name

Kolom site name ini digunakan untuk mengisi nama website kita, silahkan Anda isi kolom site name ini sesuai dengan nama website yang Anda inginkan.

Site Description

Kolom Site Description ini digunakan untuk mengisi deskripsi dari website kita. Untuk itu, silahkan Anda isi kolom site description ini secara singkat, padat dan jelas.

Admin Username

Kolom admin username adalah kolom yang digunakan untuk mengisi username. Nantinya, pada saat kita mau masuk ke halaman dashboard wordpress, username inilah yang kita gunakan untuk login.

Admin Password

Kolom admin username adalah kolom yang digunakan untuk mengisi password. Nantinya, pada saat kita mau masuk ke halaman dashboard wordpress, password inilah yang kita gunakan untuk login. Usahakan memasukkan password yang sulit untuk dibobol. Alangkah bagusnya jika password yang Anda gunakan adalah kombinasi huruf dan angka, dan jangan pernah gunakan tanggal lahir Anda sebagai password.

Jadi kolom username dan kolom password yang kita isi disini digunakan untuk login supaya bisa masuk ke halaman dashboard wordpress.

Admin Email

Kolom Admin email ini berfungsi untuk mengisi email admin, artinya pada saat kita berkomentar di website kita menggunakan email ini. Kita bisa menggunakan email dari cpanel hosting kita, ataupun menggunakan email yang kita buat sendiri menggunakan gmail.

Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah ini

cara, tutorial, blog, wordpress, self, hosting, domain, cpanel, membuat, gratis

Langkah selanjutnya adalah memilih bahasa pada kolom select language. Jika Anda menginginkan bahasa Indonesia maka anda bisa scrol lalu pilih bahasa Indonesia. Kalau saya pribadi lebih suka menggunakan bahasa Inggris. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar dibawah ini

blog, website, tutorial, cara, membuat, hosting, domain, gratis

Selanjutnya Ada bagian select theme, fungsi dari select theme ini adalah untuk memilih template website kita. Namun sebaiknya Anda tidak perlu memilih theme sekarang, karena nantinya pada halaman dashboard kita bisa mengganti template sesuka hati kita. Pada halaman dashboard pilihan template-nya jauh lebih banyak.

Kemudian, pada bagian bawah ada kolom email installation detail to yang berfungsi sebagai notifikasi, artinya jika website Anda berhasil diinstal, notifikasi akan dikirim ke email tersebut. Untuk itu, silahkan Anda isi kolom email installation detail to dengan alamat email yang Anda miliki. Setelah itu, klik Instal, seperti pada gambar dibawah ini

cara, membuat, blog, wordpress, self, hosting, domain, instal, cpanel

Setelah Anda klik Instal, maka secara otomatis website WordPress Anda akan terinstal. Jika Anda berhasil menginstal website wordpress Anda maka akan muncul tampilan seperti pada gambar dibawah ini

cara, email, notifikasi, berhasil, wordpress, otomatis, hosting, domain, blog, tutorial, membuat

Jika kita sudah berhasil menginstal website wordpress kita maka kita akan bisa masuk ke halaman dashboard. Untuk itu, kita akan masuk ke halaman dashboard dengan cara mengetik namadomain/wp-admin/ pada browser Anda. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar dibawah ini

cara, tutorial, blog, website, wordpress, cpanel, hosting, menginstal, hosting, domain

Setelah halaman login dashboard muncul, kita perlu memasukkan username dan password, seperti yang saya katakan sebelumnya bahwa username dan password yang kita gunakan untuk login adalah username dan password yang kita buat waktu mengisi form penginstalan wordpress. setelah selesai memasukkan username dan password klik tombol login, seperti pada gambar dibawah ini

cara, tutorial, wordpress, membuat, blog, gratis, hosting, domain, cpanel, menginstal

Setelah Anda klik login, maka akan tampil halaman Dashboard WordPress. Adapun tampilan halaman Dashboard WordPress tersebut bisa dilihat pada gambar dibawah ini

cara, dashboard, mengedit, template, plugin, widget, tutorial, wordpress, blog

Seperti yang Anda lihat pada gambar diatas, sekarang kita sudah bisa mengakses halaman dashboard. Perlu Anda ketahui, pada halaman dashboard inilah kita mengelola website kita. Pada dasarnya ada banyak sekali fungsi dari halaman dashboard ini seperti membuat postingan, mengganti template, menginstal plugin, mengatur tata letak widget dan lain-lain.

Kemudian, langkah selanjutnya yang perlu kita lakukan adalah melihat tampilan website wordpress kita yang sudah berhasil diinstal, caranya cukup mudah yaitu coba ketik nama domain kita di browser, seperti pada gambar dibawah ini

cara, membuat, blog, website, wordpress, tutorial, gratis, hosting, domain

Pada gambar diatas terlihat tampilan website wordpress yang kita instal masih terlihat sederhana, hal ini dikarenakan template yang digunakan masih template default, pada tutorial berikutnya saya akan jelaskan tentang cara mengganti template wordpress pada halaman dashboard

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>